Just another WordPress.com site

matri latihan kondisi fisik

 

20Menurut M. Sajoto ( 1995 : 8 ) mengenai kondisi fisik adalah sebagaiberikut : Kondisi fisik adalah salah satu prasyarat yang sangat diperlukan dalamusaha meningkatkan prestasi atlit, bahwa dapat dikatakan sebagai keperluandasar yang tidak dapat ditunda atau ditawar-tawar lagi. Oleh karena itu sebelumdiberikan latihan teknik permainan bola voli secara baik perlu ditingkatkandahulu kemampuan atau kondisi fisik.Dalam meningkatkan kondisi fisik kita harus mengetahui kondisi fisik seseorang dengan cara penilaian yang berbentuk tes kemampuan. Sebagaiseorang pelatih yang bertanggungjawab atas prestasi atletnya, makapengetahuan tentang cara-cara menilai status kondisi fisik seorang perludiketahui dengan baik. Komponen kondisi fisik menurut M. Sajoto (1985 :8-9 ) pada umumnya adalah meliputi 10 komponen, dan kesepuluh komponenkondisi fisik tersebut masing-masing adalah sebagai berikut:1.
Kekuatan (
strength
) adalah komponen kondisi fisik seseorang tentangkemampuannya dalam mempergunakan otot untuk menerima beban sewaktubekerja.2.
Daya tahan (
endurance
) dalam hal ini dikenal dua macam gaya tahan, yaitu: 1) Daya tahan umum (
general endurance
) adalah kemampuan seseorangdalam mempergunakan sistem jantung, paru-paru dan peredaran darahnyasecara efektif dan efisien untuk menjalankan kerja secara terus menerusyang melibatkan kontraksi sejumlah otot-otot dengan intensitas tinggi dalamwaktu yang cukup lama. 2) Daya tahan otot (
muscle endurance
) adalah

 

21kemampuan seseorang dalam mempergunakan ototnya untuk berkontraksisecara terus menerus dalam waktu yang relative lama dengan beban tertentu.3.
Daya ledak otot (
muscular power
) adalah kemampuan seseorangmempergunakan kekuatan maksimum yang dikerahkan dalam waktu yangsependek-pendeknya.4.
Kecepatan (
speed
) adalah kemampuan seseorang untuk mengerjakangerakan yang berkesinambungan dalam bentuk yang sama dalam waktuyang sesingkat-singkatnya.5.
Daya lentur (
 flexibility
) adalah efektifitas seseorang dalam menyesuaikandiri untuk segala aktifitas dengan penguluran tubuh yang luas.6.
Koordinasi : (
coordinasi
) adalah kemampuan seseorang mengintegrasikanbermacam-macam gerakan yang berbeda dan pola gerakan tunggal secaraefektif.7.
Keseimbangan (
balance
) adalah kemampuan seseorang mengendalikanorgan-organ syarat otot.8.
Ketetapan (
accuracy
) adalah seseorang untuk mengendalikan gerak-gerak bebas terhadap suatu sasaran.9.
Reaksi (
reaction
) adalah kemampuan seseorang untuk bertindak secepatnyadalam menanggapi suatu rangsangan yang ditimbulkan lewat indra, syaratatau feeling lainnya.10.
Keseimbangan (
body composition
) adalah keadaan jumlah lemak dalamtubuh
22Agar kondisi fisik selalu terjaga maka harus dilakukan latihan fisik secara teratur, terprogram dan menurut prinsip-prinsip dasar latihan fisik.Latihan fisik pada prinsipnya menurut Brooks ( 1984 : 67-114 ) adalahmemberikan stress fisik terhadap tubuh secara teratur, sistematik,berkesinambungan sedemikian rupa sehingga dapat meningkatkan kemampuandidalam melakukan kerja secara teratur. Dan menurut Fox ( 1988 : 233 ) bahwalatihan fisik yang teratur, sistematik dan berkesinambungan yang tertuangdalam suatu program latihan akan meningkatkan kemampuan fisik secara nyata,tetapi tidak demikian halnya jika latihan dilakukan secara tidak teratur. Olehkarena itu dalam melakukan latihan fisik harus diperhatikan prinsip-prinsipdasar latihan.Dalam buku
Physical Education for Children
yang ditulis olehGabbard ( 1987 : 50 ) disebutkan bahwa program
 physical fitness
agardifokuskan pada perkembangan dan pemeliharaan dari komponen dasarkesehatan, disamping juga pentingnya kesegaran jasmani yang berhubungandengan keterampilan seperti :
speed
, koordinasi, keseimbangan dan kelincahan.Berkaitan dengan program pendidikan jasmani yang digunakan sebagai suatupendekatan pokok, yang oleh Gallahue program itu digambarkan sebagai suatugerakan analisa model dan bahwa manfaat utama dari konsep gerakan adalahupaya, usaha Gallaue juga mengingatkan bahwa manfaat konsep gerakan yangmempunyai nilai pada bidang pendidikan jasmani seperti aktifitas menari,permainan, olahraga dan senam, yang mana aktivitas tersebut dapat digunakansebagai sarana untuk mengembangkan dan menghaluskan keterampilan gerak.

 

23Sejalan dengan pendekatan pada pendidikan jasmani dijelaskan bahwa modelperkembangan di definisikan sebagai suatu pendekatan pendidikan jasmani,yang dimaksud adalah : mendidik anak dalam menggunakan tubuhnya, agarmereka dapat bergerak lebih efektif dan efisien dalam banyaknya macamgerakan dasar. Kemampuan dasar dapat diterapkan terhadap banyaknya macamgerakan keterampilan baik yang perkembangannya berhubungan denganolahraga maupun tida

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: